Monday, 18 April 2016

VALENTINO ROSSI BAKAL FINIS DI PODIUM PERTAMA PADA MOTOGP SERI JEREZ, SPANYOL 2016

VALENTINO ROSSI BAKAL FINIS DI PODIUM PERTAMA
PADA MOTOGP SERI JEREZ, SPANYOL 2016


Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id. Memprediksi pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi bakal finis di podium pertama pada MotoGP seri Jerez, Spanyol. Pada seri Amerika Serikat sebelumnya, Rossi tidak dapat melanjutkan balapan karena terjatuh di lap ketiga.
"Saya rasa dia sudah tahu setingan yang baik buat dia. Mungkin bisa lebih baik nanti hasilnya," ujar Rafid di sela-sela jumpa pers di Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Lebih lanjut, terkait jatuhnya Rossi di Amerika, menilai hal tersebut disebabkan karena adanya kesalahan settingan pada motor Rossi. Namun menurutnya, hal itu bisa terjadi kepada semua pembalap.
"Menurut saya sih karena ada salah settingan di motornya. Jadi posisi seperti itu di pembalap semua pasti ada. Cuma di seri kemarin itu posisinya ada di Rossi," kata pembalap berusia 21 tahun tersebut ujar Rafid Topan.diliris dari liputan 6.

Sementara itu, terkait permasalahan ban Michelin yang disoroti para pembalap MotoGP, Rafid menilai hal itu wajar. Pasalnya, Rafid mengatakan komplain pembalap berguna bagi pengembangan ban itu sendiri.

"Wajar. Di seri satu, pembalap ini komplain. Di seri berikutnya, pasti ada lagi. Komplain itu kan untuk improve bannya. Michelin kan pasti buat ban untuk semua pembalap," ujar Rafid. (sportifitas)

MARC MARQUEZ DIAM-DIAM MASIH KAGUM VALENTINO ROSSI DI MOTOGP 2016

MARC MARQUEZ DIAM-DIAM MASIH KAGUM VALENTINO ROSSI DI MOTOGP 2016
Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id. Marc Marquez Pebalap Repsol Honda, , tetap menganggap duo Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo adalah rival yang berat pada ajang MotoGP 2016. Dia mengakui kedua pebalap Movistar Yamaha itu memiliki kelebihan dan keafdholan masing-masing saat berada di lintasan race.

Kelebihan Valentino Rossi Yamaha, kata Marquez, selalu memberikan kejutan pada setiap balapan yang dilakoninya. Kadang, efek kejut itu diberikan pebalap asal Italia tersebut jelang akhir balapan. 

"Jika Anda menyaksikan Valentino Rossi di ajang balapan, orang melihat dia bergerak dengan cara yang sesederhana mungkin. Bagi Rossi, tak ada hal yang rumit. Terutama pada akhir lap, dia bisa membuat sesuatu yang khusus dari dirinya dan mesin," ujar Marquez dalam wawancaranya dengan Speedweek, Senin (18/4/2016) WIB.

Sementara keahlian dan kekuatan Jorge Lorenzo Yamaha, menurut Marc Marquez, merupakan pebalap yang sulit untuk dikejar. X-Fuera mampu melenggang sendirian jika sudah berada di depan. Hal yang membuat Marquez selalu terkesan dan kagum.


"Kadang ketika dia melewati Anda, tak mungkin untuk membuntutinya. Jika itu terjadi akan selalu mengesankan buat saya," tutur Marquez. (sportifitas)

SEMANGAT VALENTINO ROSSI BERKOBAR SELAMANYA SAMPAI JUARA DUNIA KE 10 TERCAPAI.

SEMANGAT VALENTINO ROSSI BERKOBAR SELAMANYA 
SAMPAI JUARA DUNIA KE 10 TERCAPAI. 




Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id.ribuan atau bahkan jutaan pencinta MOTOGP kagum dengan penampilan Valentino Rossi masih mampu memberikan penampilan memukau di MotoGP 2016. Maklum, meski usia joki Movistar Yamaha sudah tak muda lagi, namun ia masih mampu tampil konsisten di arena balap motor kuda besi tahun ini.
Predikat  pembalap tertua MotoGP tidak menjadi alasan buat Vale Panggilan The Doktor untuk tampil maksimal dan mengoptimalkan kemampuan bakat balap alamnya. Meski demikian, juga predikat itu tidak membuat The Doctor minder karena ada banyak penggemar yang mencintai sosok pemilik nomor 46 tersebut. 

Petenis veteran asal Swiss, Roger Federer ini menyebut jika Rossi merupakan penulis prestasi yang luar biasa dan tiada tandingannya. Karena ia telah membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap handal dengan berada di posisi runner up musim lalu. 

Kegagalan tertunda merebut mahkota juara dunia kesepuluh sepanjang kariernya tak menghalangi semangat Rossi untuk terus mengukir prestasi di gelaran balap roda dua ini. Justru itu yang akan dijadikan sebagai senjata utama mantan kekasih Linda Morselli untuk membuktikan bahwa ia masih memiliki rasa lapar merebut juara. 

Optimisme dan ambisi yang selalu mengalir di dalam tubuh Valentino Rossi tidak akan berhenti sebelum bias merebut juara ke 10 nya. Target dan strategi selalu diupayakan. Segala maneuver dan serangan tikungan mautnya selalu di pertontonkan sebagai senjata handalan Valentino Rossi disetiap laga race.

"Kekalahan di musim lalu adalah akhir yang pahit buat Rossi. Tapi itu justru akan memberinya motivasi baru dan kemudian ia bisa tampil baik ketimbang sebelumnya," ungkap Federer seperti dikutip Insella, (sportifitas)

Sunday, 17 April 2016

ROSSI MERASAKAN KEANEHAN SELAMA MENGGUNAKAN WINGLET DI RACE MOTOGP 2016

ROSSI MERASAKAN KEANEHAN SELAMA MENGGUNAKAN
WINGLET DI RACE MOTOGP 2016







Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id.- Regulasi baru tentang penggunaan sayap Rossi merasakan keanehan selama menggunakan winglet di latihan ketiga di Sirkuit Losai, Qatar. Pasalnya, eksperimen yang dilakukan tim Movistar Yamaha ini membuat The Doctor kembali beralih ke motor lama. Dengan alasan karena ia kehilangan stabilitas pada YZR M1 2016 miliknya.
Sayangnya, sikap tegas kedua pembalap tersebut tidak diikuti Marc Marquez. Juara dunia dua kali MotoGP ini justru terlihat plin-plan dalam menyampaikan suaranya terkait penggunaan sayap tambahan pada bagian moncong RC213V miliknya. 
Marquez berkata penggunaan sayap agak sedikit aneh. Namun di sisi lain, Baby Alien pernah merasakan dampak dari winglet saat ia turun di Austin.
"Penggunaan sayap tambahan adalah sesuatu yang aneh. Pertama, karena motor akan terlihat lebih bagus tanpa eksperimen tersebut. Alasan kedua adalah insiden. Menurut saya, tidak ada dampak signifikan yang terjadi terhadap pengunaan winglet. Namun demikian, kami pernah mencoba untuk menjajal sayap kontroversial ini dan saya mendapatkan dampak yang besar selama menguji di Austin," tegas Marquez seperti dikutip dari Speedweek, Minggu (17/4/2016). 

Winglet sendiri diperkenalkan Ducati awal musim lalu dan kompatriot mereka seperti Yamaha dan Honda mencoba untuk menjajal penggunaan sayap pada bagian motor mereka. Namun joki dari tim Pabrikan Jepang ini mulai mengeluh. Sebagai pelopor, tim Pabrikan Italia itu tak ingin evolusi yang telah diperkenalkan sejak musim lalu 'dimatikan'. (Sportifitas)

KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: VALENTINO ROSSI Vs ...

KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: VALENTINO ROSSI Vs ...: KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: VALENTINO ROSSI Vs BAN Michelin Hadapi RACE SPANYO... : VALENTINO ROSSI Vs BAN  Michelin  Hadapi RACE PANYOL ...

VALENTINO ROSSI BELAJAR DARI KESALAHAN STRATEGI HADAPI RACE JEREZ SPANYOL, MARQUEZ MENYATAKAN “NO ROSSI NO PARTY”

VALENTINO ROSSI BELAJAR DARI KESALAHAN STRATEGI
HADAPI RACE JEREZ SPANYOL, MARQUEZ MENYATAKAN
 “NO ROSSI NO PARTY”

Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id.- Pebalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengakui dirinya melakukan       kekhilafan sejak dimulainya GP Austin 2016 hingga gagal finis pada balapan di Sirkuit Americas, Texas, Minggu (10/4) siang waktu setempat.
Valentino Rossi gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh pada tikungan kedua di lap ketiga. Kegagalan tersebut membuat The Doctor turun ke posisi tiga klasemen sementara MotoGP 2016 dengan torehan 33 poin.

Seperti dikutip dari situs resmi MotoGP, Rossi mengaku sudah melakukan kesalahan sejak start. Memulai balapan dari posisi ketiga, pebalap Italia itu mengaku sedikit merusak kopling sepeda motornya.
"Sangat disayangkan karena saya membakar kopling. Saya berada di posisi ketiga, tapi kopling sangat selip, jadi saya harus sedikit menurunkan kecepatan dan berusaha memulihkan kopling. Saya kehilangan sejumlah posisi," ujar Rossi. "Di saat yang sama posisi saya tidak terlalu jauh, saya merasa oke dengan motor. Tim bekerja dengan baik sepanjang akhir pekan dan saya merasa cepat."
Setelah berhasil memulihkan kopling, Rossi mulai mendapatkan kembali ritmenya. Meski berada di posisi keenam, mantan pebalap Ducati itu optimistis bisa setidaknya meraih podium.
Namun, saat balapan memasuki lap ketiga, Rossi mengalami kecelakaan di tikungan kedua. Pebalap 37 tahun itu melakukan kesalahan dengan memasuki tikungan terlalu cepat. "Saya merasakan kopling sudah kembali normal, tapi saat memasuki tikungan kedua saya tidak merasa terlalu cepat. Ternyata saya mungkin terlalu cepat. Sangat disayangkan, karena kami gagal mendapatkan poin," ucap Rossi.
Marquez menyatakan “NO ROSSI NO PARTY”

Pemenang di balapan kali ini, Marquez Marquez, menilai jatuhnya Rossi di awal balapan membuat perlombaan terasa kurang menyenangkan. "Balapan terasa kurang menyenangkan lagi," ujar Marquez seperti dikutip Crash.
Bagi sejumlah pebalap, Sirkuit The Americas memang tak mudah ditaklukkan. Pernyataan itu pun sempat terlontar dari peringkat ketiga, Andrea Iannone, dari tim Ducati. "Benar-benar butuh kerja keras dan podium ini sangat berarti," ucap Iannone.
Demikian rossi akan belajar dari segala kesalahan di beberapa race untuk hadapin race motogp selanjutnya di spanyol minggu depan.(sportifitas)



KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: VALENTINO ROSSI Vs BAN Michelin Hadapi RACE SPANYO...

KABAR MOTOGP 2016 SPORTIFITAS: VALENTINO ROSSI Vs BAN Michelin Hadapi RACE SPANYO...: VALENTINO ROSSI Vs BAN  Michelin  Hadapi RACE PANYOL 2016 Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id.Pebalap Movistar Yamaha,   Valentino Ros...

VALENTINO ROSSI Vs BAN Michelin Hadapi RACE SPANYOL 2016

VALENTINO ROSSI Vs BAN Michelin Hadapi RACE PANYOL 2016
Motogp2016-sportifitas.blogspot.co.id.Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sulit mencari terobosan mempunyai solusi menjalani musim ini dengan baik. Rossi menganggap permasalahannya kini bukan pada kemampuannya untuk berpacu dengan pebalap Repsol Honda Marc Marquez.
"Saya tak punya solusi apapun, saya pikir ini hanya permasalah ban," kata Rossi dikutip dari Motor Sports.Musim motogp 2016 ini, Movistar Yamaha menggunakan ban Michelin yang membuat Rossi kesulitan untuk menikung.Ban itu menurutnya memiliki lebih dari dua benjolan yang tidak sesuai dengan karakteristik motornya.Dengan keadaan itu, Rossi harus lebih berhati-hati balapan untuk meraih poin yang lebih baik setelah menjalani dua GP musim 2016
Namun, semua kendala diatas bagi valentine rossi akan menjadi suatu pembuktian bahwa pengalaman dan sentuhan dingin valentine rossi dari sekian tahun berkiprah di motogp tetaplah rossi sebagai the dokter sepeda balap kelas tinggi.